iPhone Flip Mulai Mendekati Rilis, Ini Bocoran Terbaru iPhone Lipat Apple

Tekno86 Views

Nama iPhone Flip sudah beredar selama bertahun tahun untuk menyebut ponsel lipat yang diyakini sedang dikembangkan Apple. Namun hingga 19 Agustus 2026, Apple belum memperkenalkan produk bernama iPhone Flip melalui kanal resminya. Informasi yang beredar masih berasal dari laporan rantai pasokan, analis, media teknologi, serta sumber yang mengetahui pengembangan perangkat tersebut. Reuters pada Januari 2026 melaporkan Apple diperkirakan memprioritaskan iPhone lipat pertamanya bersama dua model iPhone kelas atas untuk peluncuran pada paruh kedua 2026.

Hal menariknya, istilah iPhone Flip tampaknya tidak lagi menggambarkan bentuk perangkat yang paling mungkin dirilis Apple. Pada 2024 memang muncul laporan bahwa Apple menguji prototipe yang dilipat secara vertikal seperti ponsel clamshell. Akan tetapi, berbagai laporan terbaru 2026 mengarah pada perangkat yang dibuka seperti buku dengan layar luar dan layar besar di bagian dalam.

Perangkat tersebut sekarang lebih sering disebut iPhone Fold oleh media teknologi, sementara sejumlah laporan memperkirakan Apple dapat menggunakan nama iPhone Ultra ketika produk akhirnya diperkenalkan. Nama resminya sendiri masih belum diketahui.

iPhone Flip Ternyata Kemungkinan Tidak Berbentuk Seperti Galaxy Z Flip

Perjalanan pengembangan iPhone lipat sempat mengarah pada beberapa desain berbeda. Reuters pada Februari 2024 melaporkan Apple mengembangkan setidaknya dua prototipe iPhone yang dapat dilipat secara horizontal pada bodinya sehingga bentuk akhirnya menyerupai ponsel clamshell. Pada tahap tersebut, perangkat masih berada dalam pengembangan awal dan belum masuk rencana produksi 2024 maupun 2025.

Situasi kemudian berubah. Informasi terbaru yang dikumpulkan MacRumors menyebut Apple memilih rancangan lipat seperti buku. Ketika tertutup, perangkat digunakan melalui layar eksternal. Saat dibuka, pengguna memperoleh layar internal yang jauh lebih besar dan bentuknya dikabarkan lebih lebar dibandingkan mayoritas ponsel lipat yang sudah beredar.

Rasio layar bagian dalam disebut mendekati 4 banding 3, pendekatan yang membuat perangkat lebih menyerupai perpaduan iPhone dengan iPad kecil daripada iPhone biasa yang sekadar dapat dilipat.

Inilah alasan istilah iPhone Flip perlu dipahami secara hati hati. Nama tersebut telanjur populer di internet, tetapi desain yang paling sering disebut dalam bocoran 2026 sebenarnya lebih dekat dengan keluarga Galaxy Z Fold daripada Galaxy Z Flip.

“Menurut penulis, perubahan menuju desain seperti buku merupakan pilihan yang masuk akal karena layar besar memberi alasan lebih kuat untuk membeli perangkat lipat dibandingkan sekadar membuat sebuah iPhone menjadi lebih pendek ketika disimpan.”

Layar Dalam Hampir 8 Inci Menjadi Bagian Paling Menarik

Bocoran yang cukup konsisten menyebut perangkat lipat Apple akan memiliki dua layar. Layar luar diperkirakan berukuran sekitar 5,5 inci, sedangkan layar internalnya berada di kisaran 7,8 inci. Ukuran layar dalam tersebut membuat perangkat mendekati wilayah tablet kecil ketika dibuka.

Sebagai gambaran, layar tersebut akan lebih kecil sedikit daripada iPad mini 8,3 inci. Perbedaannya adalah seluruh panel dapat dilipat menjadi perangkat berukuran lebih ringkas ketika pengguna selesai bekerja.

Rasio 4 banding 3 juga menjadi salah satu bocoran yang menarik. Jika benar digunakan, layar tidak akan berbentuk terlalu tinggi dan sempit ketika dibuka. Bentuk yang lebih lebar dapat memberi ruang lebih nyaman untuk menampilkan situs web, dokumen, galeri foto, video serta dua aplikasi secara bersamaan.

Rumor resolusi yang beredar menyebut layar internal dapat berada di sekitar 2.713 kali 1.920 piksel, sementara layar luar sekitar 2.088 kali 1.422 piksel. Angka tersebut belum dikonfirmasi Apple sehingga masih mungkin berubah pada perangkat produksi.

Jika ukuran final tetap berada dekat angka tersebut, perangkat ini akan mempunyai layar terbesar yang pernah dipasang Apple pada sebuah iPhone.

Apple Disebut Mengejar Lipatan Layar yang Sulit Terlihat

Salah satu persoalan paling mudah ditemukan pada ponsel lipat adalah garis lipatan di bagian tengah panel. Bagian tersebut merupakan lokasi layar terus menerus menekuk setiap kali perangkat dibuka dan ditutup.

Laporan mengenai iPhone lipat berulang kali menyebut Apple memberikan perhatian besar pada persoalan tersebut. MacRumors merangkum sejumlah laporan yang menyatakan Apple berusaha menghasilkan lipatan yang sangat tipis atau hampir tidak terlihat ketika layar dibuka. Upaya memperkecil bekas lipatan disebut menjadi salah satu alasan pengembangan perangkat membutuhkan waktu panjang.

Teknologi layarnya diperkirakan menggunakan ultra thin glass dengan konstruksi panel khusus. Samsung Display juga dikaitkan dengan produksi panel yang dirancang sesuai kebutuhan Apple. Salah satu proses yang dilaporkan digunakan mengintegrasikan sensor sentuh langsung ke panel agar struktur layar bisa dibuat lebih tipis.

Namun klaim mengenai layar tanpa garis lipatan sebaiknya belum dianggap sebagai spesifikasi final. Sampai perangkat diperkenalkan dan diuji secara independen, belum diketahui seberapa jauh Apple benar benar berhasil mengurangi lipatan tersebut dalam penggunaan sehari hari.

Engsel Menjadi Komponen yang Bisa Menentukan Kualitas iPhone Lipat

Layar fleksibel hanya satu bagian dari sebuah ponsel lipat. Komponen lain yang tidak kalah penting adalah engsel karena bagian tersebut bergerak setiap kali perangkat dibuka maupun ditutup.

Apple dilaporkan menghabiskan waktu cukup panjang mengembangkan mekanisme engsel yang mampu menopang layar tipis sembari menjaga struktur bodi tetap kuat. Material titanium disebut akan digunakan pada bagian tertentu untuk mempertahankan kekuatan konstruksi. Beberapa laporan juga menyebut perpaduan titanium dan aluminium dapat digunakan untuk mengatur kekuatan, bobot dan pelepasan panas.

Pemilihan material menjadi semakin penting karena perangkat diperkirakan mempunyai bodi yang sangat tipis.

Rumor menyebut ketebalannya dapat berada di sekitar 4,5 mm ketika terbuka. Saat dilipat, ketebalan keseluruhan diperkirakan sekitar 9 hingga 9,5 mm. Angka tersebut masih berupa bocoran, tetapi jika tercapai akan menghasilkan salah satu iPhone dengan konstruksi paling tipis yang pernah dibuat Apple.

Untuk mencapai ukuran semacam itu, ruang internal harus digunakan dengan sangat efisien. Baterai, kamera, papan utama, modem, sistem pendinginan serta mekanisme engsel harus berbagi ruang dalam dua bagian bodi yang sangat tipis.

Touch ID Bisa Kembali Setelah Lama Menghilang dari iPhone Premium

Salah satu rumor paling mengejutkan adalah kemungkinan absennya Face ID.

MacRumors melaporkan ruang internal perangkat yang sangat terbatas membuat Apple diperkirakan tidak memasang sistem kamera TrueDepth seperti yang digunakan iPhone modern. Sebagai gantinya, autentikasi biometrik disebut akan menggunakan Touch ID pada tombol daya, menyerupai pendekatan yang pernah digunakan pada beberapa model iPad.

Jika informasi tersebut benar, perangkat lipat pertama Apple sekaligus dapat menandai kembalinya sensor sidik jari pada lini iPhone kelas atas.

Keputusan tersebut bukan berarti Face ID dianggap kurang baik. Persoalannya lebih berkaitan dengan ruang fisik dan bentuk perangkat. Sistem TrueDepth membutuhkan sejumlah sensor di bagian depan, sedangkan setiap milimeter ruang menjadi berharga pada bodi setipis yang sedang dikembangkan.

Touch ID pada tombol samping juga dapat digunakan dalam keadaan perangkat terbuka maupun tertutup tanpa membutuhkan area sensor khusus di layar.

Dua Kamera Belakang Diperkirakan Menjadi Pilihan Apple

Harga tinggi biasanya membuat orang mengharapkan sistem kamera paling lengkap. Menariknya, iPhone lipat pertama justru diperkirakan tidak membawa tiga kamera belakang seperti iPhone Pro.

Rumor terbaru mengarah pada konfigurasi dua kamera belakang yang terdiri dari kamera Wide dan Ultra Wide. Kamera Telephoto kemungkinan tidak disertakan karena keterbatasan ruang di dalam bodi.

Ini akan menjadi kompromi yang cukup besar apabila produk akhirnya ditempatkan lebih mahal daripada iPhone Pro Max.

Di sisi lain, Apple dapat memanfaatkan pemrosesan fotografi melalui chip serta perangkat lunak untuk mempertahankan kualitas gambar. Layar luar juga memungkinkan kamera belakang digunakan ketika perangkat tertutup.

Detail sensor kamera belum sepenuhnya konsisten di antara berbagai laporan sehingga spesifikasi megapiksel sebaiknya belum dianggap pasti sebelum Apple mengumumkannya.

Chip A20 Diperkirakan Menjadi Otak dari iPhone Lipat

Bocoran spesifikasi juga mengarah pada penggunaan chip generasi baru. MacRumors memperkirakan iPhone lipat memakai chip keluarga A20 serta RAM sekitar 12GB. Informasi tersebut masih belum resmi.

Kebutuhan prosesor tidak hanya berkaitan dengan menjalankan aplikasi lebih cepat. Perangkat lipat membutuhkan sistem yang dapat mengubah tampilan aplikasi secara cepat ketika pengguna berpindah dari layar kecil ke layar besar.

Sebuah aplikasi yang sedang dibuka pada layar luar idealnya dapat diteruskan ke layar internal tanpa memulai ulang. Begitu perangkat dibuka, antarmuka perlu menyesuaikan ukuran, rasio dan susunan elemen dalam waktu singkat.

Layar yang lebih besar juga memberi peluang penggunaan beberapa aplikasi secara bersamaan, yang membutuhkan manajemen memori lebih besar dibandingkan penggunaan satu aplikasi pada iPhone konvensional.

iOS Diperkirakan Mendapat Mode Khusus untuk Layar Lipat

Hardware besar tidak banyak membantu apabila sistem operasi hanya memperbesar tampilan iPhone biasa. Karena itu, bagian perangkat lunak menjadi salah satu hal paling menarik dari proyek ini.

MacRumors melaporkan Apple menyiapkan penyesuaian iOS untuk layar internal yang lebih besar. Salah satu kemampuan yang disebut adalah menjalankan dua aplikasi berdampingan. Aplikasi tertentu juga diperkirakan mendapatkan sidebar seperti yang biasa ditemukan pada iPad.

Pendekatan tersebut dapat membuat perubahan bentuk perangkat terasa lebih berguna. Saat tertutup, pengguna memperoleh pengalaman layaknya smartphone. Ketika dibuka, antarmuka dapat berubah untuk memanfaatkan ruang tambahan.

Apple dikabarkan tetap menggunakan iOS, bukan iPadOS. Artinya, perangkat tersebut masih ditempatkan sebagai iPhone meskipun dimensinya mendekati tablet kecil ketika dibuka.

Pengembang aplikasi juga menjadi bagian penting karena tampilan harus mampu merespons beberapa ukuran layar. Jika transisi tersebut berjalan mulus, pengguna dapat berpindah bentuk perangkat tanpa merasa sedang menggunakan dua produk yang berbeda.

Harga iPhone Flip Bisa Menembus 2.000 Dolar AS

Bagian yang mungkin membuat banyak calon pembeli berpikir panjang adalah harga.

Berbagai analis memberikan perkiraan berbeda, tetapi sebagian besar menempatkan iPhone lipat jauh di atas harga iPhone biasa. MacRumors merangkum estimasi mulai sekitar 1.800 dolar AS hingga mencapai 2.500 dolar AS, dengan sejumlah prediksi berada di kisaran 2.000 dolar AS atau lebih.

Harga setinggi itu akan menempatkan perangkat sebagai produk premium dalam keluarga iPhone.

Posisinya juga masuk akal jika dibandingkan dengan pasar ponsel lipat pada 2026. Reuters mencatat Galaxy Z Fold8 diumumkan Samsung pada Juli 2026 dengan harga mulai 1.899 dolar AS, sementara Galaxy Z Fold8 Ultra berada di 2.099 dolar AS. Galaxy Z Flip8 yang menggunakan desain clamshell dijual mulai 1.199 dolar AS.

Dengan demikian, Apple akan memasuki kategori yang memang sudah mempunyai harga jauh lebih tinggi daripada smartphone biasa.

“Menurut penulis, tantangan terbesar bukan membuat konsumen tertarik melihat iPhone lipat, melainkan memberi alasan yang cukup kuat agar layar besar, desain tipis dan pengalaman iOS baru terasa sepadan dengan harga yang dapat melampaui 2.000 dolar AS.”

Produksi iPhone Lipat Tidak Semudah Membuat iPhone Biasa

Membuat smartphone dengan layar fleksibel membawa tingkat kerumitan produksi lebih tinggi. Engsel harus presisi, layar harus mampu bertahan dari lipatan berulang, dua bagian bodi perlu mempunyai kekuatan yang seimbang, sementara ketebalan tetap ditekan serendah mungkin.

Reuters melaporkan pada April 2026 bahwa Apple menghadapi kendala dalam tahap pengujian teknik perangkat lipat pertamanya. Laporan Nikkei Asia yang dikutip Reuters menyebut persoalan tersebut berpotensi membuat produksi massal dan pengiriman bergeser apabila perbaikannya memerlukan waktu tambahan.

Pada saat yang sama, Bloomberg dilaporkan masih memperkirakan perangkat berada di jalur menuju peluncuran September 2026 bersama model iPhone 18 Pro. Reuters menekankan jadwal tersebut saat itu belum final dan produksi belum sepenuhnya ditingkatkan.

Informasi terbaru pada 17 Agustus juga masih menyebut pasokan awal kemungkinan sangat terbatas. MacRumors melaporkan sumber di China memperkirakan stok perangkat yang disebut iPhone Ultra tidak akan besar ketika mulai tersedia.

Apple Dikabarkan Menyiapkan Produksi dalam Jumlah Jutaan Unit

Walaupun produksinya rumit, Apple tampaknya tidak memperlakukan iPhone lipat sekadar sebagai eksperimen dalam jumlah kecil.

Reuters pada Januari 2026, mengutip Nikkei Asia, melaporkan Apple berniat memprioritaskan tiga perangkat kelas atas pada paruh kedua tahun ini. Salah satunya adalah iPhone lipat pertama. Produksi perangkat premium tersebut juga dikaitkan dengan perubahan jadwal iPhone reguler yang diperkirakan bergeser ke paruh pertama 2027.

Laporan pada pertengahan 2026 kemudian menyebut target produksi iPhone lipat dapat mencapai sekitar 10 juta unit, naik dari perkiraan sebelumnya sekitar tujuh hingga delapan juta unit. Angka tersebut masih berasal dari laporan rantai pasokan dan bukan target yang diumumkan Apple.

Skala produksi semacam itu memperlihatkan bahwa Apple diperkirakan ingin memasukkan perangkat lipat sebagai bagian penting dari keluarga iPhone, bukan sekadar menjualnya sebagai produk demonstrasi teknologi.

Samsung Sudah Menunggu dengan Generasi Foldable yang Lebih Matang

Apple memasuki kategori ini cukup terlambat dibandingkan beberapa pesaingnya. Samsung telah menjual ponsel lipat sejak 2019 dan pada Juli 2026 memperkenalkan generasi Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra dan Flip8. Reuters mencatat Samsung masih menjadi pemain penting di segmen tersebut, sementara analis melihat masuknya Apple sebagai tantangan baru.

Pasar ponsel lipat sendiri masih relatif kecil dibandingkan keseluruhan penjualan smartphone, tetapi pertumbuhannya kembali menarik perhatian. IDC memperkirakan pengiriman perangkat lipat meningkat sekitar 20 persen pada 2026.

Persaingan tersebut membuat Apple tidak cukup hanya menawarkan layar yang dapat dilipat.

Samsung telah memiliki pengalaman beberapa generasi dalam memperbaiki engsel, mengurangi ketebalan, mengembangkan multitasking dan menyempurnakan layar. Produsen China juga aktif menawarkan desain lipat yang semakin tipis.

Karena itu, perangkat Apple harus memberikan pembeda pada integrasi hardware, software, aplikasi, ketahanan serta pengalaman penggunaan sehari hari.

September 2026 Menjadi Waktu yang Paling Banyak Disebut

Pertanyaan terbesar saat ini adalah kapan perangkat tersebut benar benar diperlihatkan kepada publik.

MacRumors pada 17 Agustus 2026 masih memperkirakan Apple akan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max dan iPhone lipat baru pada acara iPhone September. Perangkat lipat tersebut disebut berpotensi menggunakan nama iPhone Ultra.

Namun tanggal pengumuman tidak selalu berarti tanggal penjualan.

Kendala produksi membuat sejumlah analis memperkirakan Apple dapat menggunakan pola seperti iPhone X pada 2017, yaitu mengumumkan perangkat bersama keluarga iPhone lainnya tetapi membuka penjualan beberapa minggu kemudian. MacRumors menyebut Oktober sebagai salah satu kemungkinan apabila produksi awal belum mencukupi.

Reuters juga sebelumnya mencatat kemungkinan keterlambatan pengiriman selama beberapa bulan dalam skenario produksi yang lebih sulit, meskipun laporan lain tetap mempertahankan target September.

Dengan posisi sekarang pada 19 Agustus 2026, iPhone Flip atau apa pun nama resmi perangkat lipat pertama Apple masih berstatus produk yang belum diumumkan. Detail layar 5,5 inci dan 7,8 inci, desain seperti buku, Touch ID, dua kamera belakang, chip A20, bodi sangat tipis serta harga di atas 2.000 dolar AS masih harus menunggu konfirmasi langsung Apple. Rumor yang semakin konsisten membuat perangkat tersebut terasa semakin dekat, tetapi spesifikasi final baru dapat dianggap pasti ketika Apple sendiri memperlihatkan produk dan membuka rincian resminya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *