Terios Special Edition Tampil Lebih Gelap, Hanya 20 Unit di GIIAS 2026 PT Astra Daihatsu Motor membawa penyegaran khusus untuk salah satu kendaraan petualangnya melalui peluncuran Terios Special Edition di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026. Mobil ini hadir bukan sebagai generasi baru atau perubahan besar pada sisi teknis, melainkan edisi terbatas yang mengandalkan permainan warna, detail eksterior gelap, penyegaran kabin, dan tambahan kamera belakang.
Terios Special Edition diperkenalkan di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, dalam rangkaian GIIAS yang berlangsung pada 30 Juli sampai 9 Agustus 2026. Kehadirannya melengkapi New Astra Daihatsu Sigra dan varian baru Gran Max Blind Van 1.5 yang juga diperkenalkan pada pameran tersebut. Daihatsu secara keseluruhan menampilkan 16 kendaraan, termasuk mobil konsep, model pasar Jepang, kendaraan modifikasi, dan produk yang telah dipasarkan di Indonesia.
Jumlah Terios Special Edition dibatasi hanya 20 unit. Seluruh unit tersebut dipasarkan khusus selama penyelenggaraan GIIAS 2026, sehingga konsumen tidak memperoleh jaminan bahwa model serupa akan tersedia kembali di jaringan penjualan setelah pameran selesai.
Berbasis Terios X dengan Transmisi Otomatis
Daihatsu memilih Terios 1.5 X dengan transmisi otomatis sebagai dasar pengembangan edisi khusus ini. Pilihan tersebut menarik karena tipe X berada pada jenjang awal keluarga Terios, bukan tipe R atau R Custom yang menawarkan kelengkapan lebih tinggi.
Strategi itu memungkinkan perusahaan menawarkan penampilan berbeda tanpa membawa harga terlalu jauh dari varian dasar. Konsumen mendapatkan bentuk eksterior yang lebih menonjol serta beberapa tambahan fungsional, tetapi tetap memakai susunan fitur utama tipe X.
Laman resmi Daihatsu mencantumkan Terios X otomatis dengan harga Rp259,85 juta untuk wilayah Jakarta. Harga dapat berubah berdasarkan wilayah, kebijakan diler, serta program penjualan yang berlaku ketika transaksi dilakukan.
Laporan dari lokasi pameran menyebut Terios Special Edition ditawarkan dengan tambahan sekitar Rp2 juta dibandingkan varian yang menjadi dasarnya. Berdasarkan selisih tersebut, nilainya secara hitung berada di sekitar Rp261,85 juta. Namun, konsumen tetap perlu meminta harga tertulis dari tenaga penjualan karena biaya administrasi, paket pembiayaan, dan lokasi pendaftaran kendaraan dapat menghasilkan angka berbeda.
“Daihatsu memilih pendekatan sederhana tetapi mudah terlihat. Dengan tambahan harga yang relatif terbatas, konsumen memperoleh Terios yang tidak langsung menyerupai unit reguler di jalan.”
Atap Hitam Mengubah Kesan Seluruh Bodi
Perubahan paling mudah dikenali terdapat pada penggunaan warna bodi dua warna. Bagian atap dibuat hitam sehingga memberikan pemisahan visual yang kuat dengan warna utama kendaraan.
Atap gelap membuat bagian atas mobil terlihat lebih rendah ketika dipandang dari samping. Cara tersebut banyak digunakan pada kendaraan modern untuk membangun kesan lebih dinamis tanpa mengubah panel bodi maupun struktur kendaraan.
Daihatsu tidak hanya mengecat atap. Spion luar, pegangan pintu, dan sejumlah bagian lain turut diberi warna hitam. Penyamaan warna tersebut membuat desain terlihat lebih menyatu dibandingkan apabila hanya atap yang mendapat perlakuan berbeda.
Pada Terios reguler, beberapa komponen masih mempertahankan warna bodi atau sentuhan krom sesuai tipe. Edisi khusus ini mengurangi bagian mengilap dan menggantinya dengan warna gelap untuk menonjolkan karakter yang lebih tegas.
Pelek Hitam Mengilap Menguatkan Tampilan Samping
Pelek menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Terios Special Edition menggunakan pelek berwarna hitam mengilap, berbeda dari pelek perak berukuran 16 inci yang menjadi kelengkapan standar Terios tipe X.
Perubahan warna pelek memang tidak mengubah ukuran ban atau kemampuan kendaraan. Namun, permukaan hitam membuat area roda terlihat lebih padat, terutama ketika dipadukan dengan rumah roda dan bagian bawah bodi yang juga menggunakan unsur gelap.
Daihatsu turut memasang emblem berwarna krom gelap. Logo dan tulisan model tetap dapat dikenali, tetapi tidak terlalu terang ketika terkena cahaya. Detail ini menjaga keselarasan antara atap, spion, pegangan pintu, dan pelek.
Penggunaan banyak aksen hitam membuat Terios Special Edition terlihat berbeda tanpa membutuhkan tambahan bemper besar atau hiasan bodi yang rumit. Pendekatan ini juga menjaga bentuk asli Terios yang telah dikenal sejak penyegaran model pada 2023.
Perubahan Kabin Berpusat pada Warna Ornamen
Penyegaran berlanjut ke bagian interior. Daihatsu memberikan aksen perak pada bingkai pendingin udara serta beberapa ornamen kabin. Sentuhan tersebut dipadukan dengan bagian berwarna hitam metalik agar ruang pengemudi tidak terlihat sama dengan tipe X reguler.
Perubahan ini tidak sampai mengganti rancangan dasbor, susunan jok, maupun tata letak tombol. Kabinnya tetap mengutamakan kapasitas tujuh penumpang dengan tiga baris kursi.
Aksen perak berfungsi memberikan pemisah pada permukaan dasbor yang didominasi warna gelap. Ketika digunakan pada bingkai pendingin udara dan ornamen tertentu, warna tersebut membantu bagian kabin terlihat lebih berlapis.
Karena mengambil basis tipe X, pembeli juga perlu memahami perbedaannya dari tipe R dan R Custom. Tipe lebih tinggi sudah menawarkan fitur seperti sistem audio yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, tombol penghidup mesin, pendingin udara otomatis, pelek 17 inci, serta beberapa kelengkapan tambahan. Tipe R Custom memperoleh jok kombinasi kulit, panel lembut, perangkat bodi, dan enam kantung udara.
Kamera Belakang Menjadi Tambahan Fungsional
Selain perubahan warna, Terios Special Edition mendapatkan kamera belakang. Gambar dari kamera dapat membantu pengemudi memperkirakan posisi kendaraan ketika mundur atau memasuki ruang parkir.
Tambahan ini penting karena Terios mempunyai panjang lebih dari 4,4 meter dan menampung tiga baris tempat duduk. Bagian belakang kendaraan tidak selalu terlihat sepenuhnya melalui kaca maupun spion, terutama ketika kursi baris ketiga digunakan oleh penumpang.
Kamera belakang bukan pengganti perhatian pengemudi. Pengguna masih perlu memeriksa spion, melihat keadaan sekitar, dan memastikan tidak ada anak, hewan, sepeda motor, atau benda rendah di jalur kendaraan.
Terios tipe lebih tinggi menawarkan sistem kamera dengan cakupan lebih luas. Daihatsu menjelaskan beberapa varian Terios memiliki pemantauan sekitar kendaraan untuk membantu manuver di jalan sempit dan area parkir. Pada Special Edition berbasis tipe X, penambahan kamera belakang memberi bantuan dasar tanpa menaikkan mobil ke susunan fitur tipe tertinggi.
Mesin 1.500 Cc Tidak Mengalami Perubahan
Daihatsu tidak melakukan perubahan pada mesin Terios Special Edition. Di balik kap mesin tetap tersedia unit bensin 2NR VE berkapasitas 1.496 cc dengan teknologi DOHC dan Dual VVT i.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 104 PS pada 6.000 putaran per menit. Torsi tertingginya mencapai sekitar 136 Nm pada 4.200 putaran per menit.
Karena edisi terbatas ini berbasis Terios X otomatis, tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis empat percepatan. Tidak ada penambahan tenaga, perubahan pemetaan mesin, atau pengaturan suspensi khusus yang diumumkan untuk model tersebut.
Karakter berkendaranya karena itu diperkirakan sama dengan Terios X otomatis reguler. Perbedaan yang dirasakan pemilik lebih banyak berasal dari penampilan dan tambahan kamera belakang, bukan peningkatan akselerasi atau kemampuan melewati medan berat.
Mesin yang tetap sama juga memudahkan urusan perawatan. Suku cadang utama, jadwal servis, jenis pelumas, dan prosedur pemeriksaan tidak memerlukan perlakuan khusus hanya karena kendaraan dipasarkan sebagai Special Edition.
Jarak Terendah 220 Milimeter Tetap Dipertahankan
Terios mempunyai panjang 4.455 milimeter, lebar 1.695 milimeter, dan tinggi 1.705 milimeter. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.685 milimeter, sedangkan jarak terendah dari permukaan jalan berada pada angka 220 milimeter.
Jarak terendah tersebut menjadi salah satu ciri Terios sebagai kendaraan keluarga yang disiapkan menghadapi keadaan jalan beragam. Posisi bodi yang cukup tinggi membantu ketika kendaraan melewati jalan berlubang, polisi tidur, jalur berbatu ringan, atau genangan dengan batas aman.
Daihatsu juga mencantumkan radius putar sekitar 5,2 meter dan sistem kemudi elektrik. Kombinasi tersebut membantu pengemudi saat berputar di kawasan perkotaan, meskipun ukuran kendaraan tetap membutuhkan perhatian ketika berada di ruang sempit.
Kabin tiga baris menjadi pertimbangan utama bagi keluarga. Baris ketiga dapat digunakan untuk membawa penumpang tambahan, sedangkan kursinya bisa diatur ketika pemilik membutuhkan ruang barang lebih besar.
Edisi Khusus Tidak Sama dengan Tipe Tertinggi
Label Special Edition dapat menimbulkan anggapan bahwa kendaraan ini mempunyai seluruh fitur terbaik dalam jajaran Terios. Kenyataannya, mobil tersebut tetap dibangun dari tipe X otomatis.
Terios X reguler sudah dibekali lampu utama LED, pelek 16 inci, sistem audio layar sentuh 7 inci, akses tanpa anak kunci, pendingin udara digital, penyejuk kabin belakang, dan jok berbahan kain.
Fitur pada tipe R dan R Custom tidak otomatis ikut dipasang. Pembeli yang membutuhkan enam kantung udara, jok kombinasi kulit, pelek 17 inci, tombol penghidup mesin, serta perangkat bodi khusus perlu membandingkan kembali dengan tipe yang lebih tinggi.
Terios Special Edition lebih tepat dipandang sebagai pilihan bagi konsumen yang mengutamakan penampilan berbeda dan kelangkaan unit. Mobil ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan R Custom sebagai varian dengan perlengkapan paling lengkap.
“Kata spesial pada mobil ini merujuk pada jumlah produksi dan susunan tampilannya. Konsumen tetap perlu melihat daftar fitur agar tidak menyamakan kelangkaan dengan kelengkapan tertinggi.”
Jumlah 20 Unit Menjadi Daya Tarik Utama
Pembatasan produksi sebanyak 20 unit memberikan nilai eksklusif yang sulit diperoleh dari Terios reguler. Peluang bertemu unit dengan susunan warna sama di jalan menjadi lebih kecil.
Daihatsu sebelumnya beberapa kali memakai pameran otomotif untuk menawarkan kendaraan edisi terbatas. Pada GIIAS 2023, perusahaan juga menghadirkan Xenia edisi khusus sebanyak 20 unit. Strategi tersebut membuat pameran tidak hanya menjadi tempat melihat produk, tetapi juga lokasi transaksi untuk kendaraan yang tidak tersedia luas.
Jumlah terbatas dapat mendorong keputusan pembelian lebih cepat. Namun, konsumen tetap perlu memeriksa apakah nomor rangka, warna, aksesori, dan perlengkapan unit benar benar sesuai dengan kendaraan yang diperlihatkan di pameran.
Daihatsu belum mengumumkan adanya nomor seri khusus pada setiap mobil. Karena itu, nilai kelangkaannya terutama berasal dari keterangan produksi 20 unit dan kombinasi perlengkapan yang hanya dipasarkan selama GIIAS.
Terios Masih Memegang Peran Penting bagi Daihatsu
Terios bukan produk baru dalam jajaran Daihatsu Indonesia. Model ini pertama kali dipasarkan di dalam negeri pada 2007 dan telah digunakan oleh lebih dari 300 ribu pelanggan berdasarkan catatan perusahaan.
Di tengah bertambahnya SUV kompak dengan penggerak listrik, turbo, dan fitur digital, Terios mempertahankan susunan yang dikenal konsumen. Mobil ini menawarkan mesin bensin tanpa turbo, tiga baris kursi, jarak terendah tinggi, serta karakter kendaraan keluarga.
Daihatsu mencatat Terios meraih pangsa pasar 30,4 persen pada kelompok SUV menengah dengan harga sampai Rp300 juta. Capaian itu menempatkannya sebagai salah satu produk penting di segmen kendaraan penumpang Daihatsu.
Special Edition membantu menjaga perhatian terhadap Terios tanpa harus melakukan perubahan model secara menyeluruh. Penyegaran visual dapat menarik pembeli yang sebelumnya menilai tipe X reguler terlalu sederhana.
GIIAS Menjadi Tempat Daihatsu Menguji Selera Konsumen
Kehadiran Terios Special Edition di tengah mobil konsep dan kendaraan elektrifikasi menunjukkan bahwa pasar kendaraan bermesin bensin masih mempunyai ruang. Tidak semua pengunjung pameran datang untuk mencari mobil dengan teknologi baru. Sebagian membutuhkan kendaraan keluarga yang telah dikenal, mudah dirawat, dan tersedia dalam jaringan luas.
Daihatsu menggunakan warna hitam, emblem gelap, pelek mengilap, dan kabin bernuansa metalik untuk melihat penerimaan konsumen terhadap penampilan yang lebih tegas. Apabila responsnya kuat, unsur serupa dapat menjadi bahan pertimbangan pada penyegaran berikutnya, walaupun perusahaan belum menyatakan rencana tersebut.
GIIAS 2026 juga menjadi tempat Daihatsu memperlihatkan spektrum produk yang luas. Booth perusahaan memuat mobil konsep listrik, konsep hibrida, kendaraan pasar Jepang, Rocky Hybrid, New Sigra, Gran Max, serta dua kendaraan modifikasi eksklusif.
Terios Special Edition mengambil posisi berbeda. Mobil ini tidak membawa teknologi penggerak baru, tetapi menawarkan kelangkaan dan perubahan tampilan dengan selisih harga yang dijaga tetap dekat dari tipe dasarnya.
Pembeli Perlu Memastikan Rincian Sebelum Transaksi
Konsumen yang tertarik perlu meminta dokumen penawaran yang menyebutkan bahwa unit merupakan Terios Special Edition GIIAS 2026. Keterangan warna atap, pelek, emblem, kamera belakang, ornamen interior, serta aksesori lain sebaiknya tercantum secara jelas.
Pembeli juga perlu menanyakan apakah seluruh perubahan mendapat perlindungan garansi yang sama dengan komponen bawaan pabrik. Pertanyaan tersebut penting untuk bagian berlapis warna khusus, kamera belakang, sambungan kabel, dan ornamen kabin.
Harga dasar, biaya pendaftaran, asuransi, paket kredit, bunga, uang muka, dan waktu penyerahan perlu dihitung secara terpisah. Daihatsu menyediakan bunga khusus mulai 2,99 persen, program tukar tambah, hadiah transaksi, serta sejumlah promosi selama GIIAS 2026, tetapi seluruhnya mengikuti syarat dan kuota yang berlaku.
Ketersediaan juga perlu diperiksa saat pemesanan karena jumlahnya hanya 20 unit. Setelah kuota terpenuhi, konsumen mungkin hanya dapat membeli Terios reguler dan menambahkan aksesori secara terpisah. Hasilnya belum tentu sama karena emblem gelap, komposisi warna, dan pencatatan unit tidak otomatis menjadi bagian dari edisi resmi GIIAS 2026.






